PENDAHULUAN
Yang dimaksud dengan penanganan pasca panen ialah kegiatan sejak panen sampai pemasarannya. Kegiatan ini meliputi pengumpulan dan pengolahan hasil (pembersihan, seleksi, penetapan mutu, pengemasan, penyimpanan dan pengangkutan). Tujuan kegiatan pasca panen ialah untuk menjaga mutu dan jumlah hasil yang diperoleh. Penanganan pasca panen yang kurang hati-hati dapat menimbulkan kerugian sampai 20 hingga 40 %.
Penanganan pasca panen mencakup kegiatan-kegiatan sebagai berikut:
a) Penentuan waktu dan cara panen
b) Pemilihan dan klasifikasi atau penggolongan hasil panen agar diperoleh hasil yang mutunya seragam ......
Teknik Budidaya Pekarangan
PENDAHULUAN
Teknik budidaya pekarangan tidak jauh berbeda dengan teknik budidaya tanaman pada umumnya, yaitu meliputi : (1). Persiapan lahan, (2). Persiapan bahan tanam, (3). Penanaman (4). Pemeliharaan dan (5). Pemungutan hasil. Akan tetapi karena pada umumnya lahan pekarangan berukuran sempit dan merupakan lahan tadah hujan, teknik budidaya yang dilakukan akan menyesuaikan dengan kondisi lingkungan setempat.
PERSIAPAN LAHAN
Persiapan lahan merupakan hal yang sangat penting dalam teknik budidaya, mengingat lahan merupakan media tumbuh bagi tanaman. Pengolahan tanah dan pembersihan lahan sangat tergantung pada kondisi lahan dan macam usahatani yang akan dijalankan.
Beberapa faktor pembatas alami yang perlu diperhatikan .......
Teknik budidaya pekarangan tidak jauh berbeda dengan teknik budidaya tanaman pada umumnya, yaitu meliputi : (1). Persiapan lahan, (2). Persiapan bahan tanam, (3). Penanaman (4). Pemeliharaan dan (5). Pemungutan hasil. Akan tetapi karena pada umumnya lahan pekarangan berukuran sempit dan merupakan lahan tadah hujan, teknik budidaya yang dilakukan akan menyesuaikan dengan kondisi lingkungan setempat.
PERSIAPAN LAHAN
Persiapan lahan merupakan hal yang sangat penting dalam teknik budidaya, mengingat lahan merupakan media tumbuh bagi tanaman. Pengolahan tanah dan pembersihan lahan sangat tergantung pada kondisi lahan dan macam usahatani yang akan dijalankan.
Beberapa faktor pembatas alami yang perlu diperhatikan .......
Efisiensi Dan Intesifikasi Lahan Pekarangan
PENDAHULUAN
Pada kebanyakan lahan pekarangan pengusahaannya secara sambilan dari pada usahatani yang sesungguhnya, hal ini terlihat banyaknya jenis tanaman yang tumbuh dalam areal pekarangan dari yang bernilai ekonomis hingga yang tidak bernilai seperti gulma dan lain-lainl. Keadaan semacam ini menunjukkan bahwa penanganan maupun pemeliharaan pekarangan belum dilakukan secara intensif dan efisien. Padahal kalau kita mau memanfaatkan lahan pekarangan secara intensif dan efisien maka akan dapat menambah pendapatan keluarga.
EFISIENSI LAHAN PEKARANGAN
Efisiensi penggunaan lahan ini berkaitan erat dengan pola tanam, dimana kalau kita perhatikan bahwa pada kebanyakan lahan pekarangan tanaman ditanam secara tidak beraturan dengan ......
Pada kebanyakan lahan pekarangan pengusahaannya secara sambilan dari pada usahatani yang sesungguhnya, hal ini terlihat banyaknya jenis tanaman yang tumbuh dalam areal pekarangan dari yang bernilai ekonomis hingga yang tidak bernilai seperti gulma dan lain-lainl. Keadaan semacam ini menunjukkan bahwa penanganan maupun pemeliharaan pekarangan belum dilakukan secara intensif dan efisien. Padahal kalau kita mau memanfaatkan lahan pekarangan secara intensif dan efisien maka akan dapat menambah pendapatan keluarga.
EFISIENSI LAHAN PEKARANGAN
Efisiensi penggunaan lahan ini berkaitan erat dengan pola tanam, dimana kalau kita perhatikan bahwa pada kebanyakan lahan pekarangan tanaman ditanam secara tidak beraturan dengan ......
Prinsip-Prinsip Budidaya Pekarangan
PENDAHULUAN
Pengelolaan pekarangan dalam rangka intensifikasi pekarangan dapat dipisahkan dari beberapa prinsip sehubungan dengan perbaikan gisi masyarakat dengan memperhatikan kondisi sosial ekonomi pelaksana usahatani itu. Oleh karena itu untuk keberhasilannya program intensifikasi pekarangan perlu dilandasi oleh sekurang-kurangnya empat prinsip yaitu : 1.Tata Pertanaman , 2. Biaya pengelolaan yang rendah, 3. Berkesinambungan dan 4. Pengembangan tanaman bernilai gizi tinggi
TATA PERTANAMAN
Seorang petani tidak dapat begitu saja memilih cabang usaha taninya tanpa mempertimbangkan hubungan satu sama lain. Tanaman yang berbeda, ....
Pengelolaan pekarangan dalam rangka intensifikasi pekarangan dapat dipisahkan dari beberapa prinsip sehubungan dengan perbaikan gisi masyarakat dengan memperhatikan kondisi sosial ekonomi pelaksana usahatani itu. Oleh karena itu untuk keberhasilannya program intensifikasi pekarangan perlu dilandasi oleh sekurang-kurangnya empat prinsip yaitu : 1.Tata Pertanaman , 2. Biaya pengelolaan yang rendah, 3. Berkesinambungan dan 4. Pengembangan tanaman bernilai gizi tinggi
TATA PERTANAMAN
Seorang petani tidak dapat begitu saja memilih cabang usaha taninya tanpa mempertimbangkan hubungan satu sama lain. Tanaman yang berbeda, ....
Pengaturan Wilayah Pekarangan
PENDAHULUAN
Dalam menentukan bentuk serta isi pekarangan sehingga diperoleh penempatan tanaman yang menarik, berdaya guna dan berhasil guna, faktor-faktor yang perlu diperhatikan ialah :
PEMBAGIAN WILAYAH PEKARANGAN
Dalam menciptakan pekarangan yang ideal susunan dan tata letak unsur-unsur atau ornamen yang hendak diterapkan perlu diperhatikan agar tidak terjadi salah tempat, yang mengakibatkan pemandangan menjadi kurang nyaman. Penempatan unsur-unsur pekarangan secara serampangan akan mengakibatkan hilangnya .....
Dalam menentukan bentuk serta isi pekarangan sehingga diperoleh penempatan tanaman yang menarik, berdaya guna dan berhasil guna, faktor-faktor yang perlu diperhatikan ialah :
PEMBAGIAN WILAYAH PEKARANGAN
Dalam menciptakan pekarangan yang ideal susunan dan tata letak unsur-unsur atau ornamen yang hendak diterapkan perlu diperhatikan agar tidak terjadi salah tempat, yang mengakibatkan pemandangan menjadi kurang nyaman. Penempatan unsur-unsur pekarangan secara serampangan akan mengakibatkan hilangnya .....
Subscribe to:
Posts (Atom)