Strategi Dan Kebijakan Pembangunan Agribisnis

Proses perkembangan pembangunan ekonomi menghendaki adanya berbagai tindakan penyesuaian. Penyesuaian tersebut memerlukan orientasi pembangunan pertanian agar proses pembangunan pertanian yang berangkat dari orientasi peningkatan produksi pada Pembangunan Jangka Panjang tahap I menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan. Strateginya menjadi proses pembangunan yang berwawasan agribisnis yang kompetitif dan secara sistematik dirancang untuk bermuara pada kesejahteraan yang adil dan merata.

Reorientasi arah pembangunan tersebut pada dasarnya adalah rancangan strategi untuk dapat menjawab tantangan-tantangan masa depan yang pada hakikatnya merupakan antisipasi untuk menangkap signal-signal dari adanya kecenderungan dan perubahan lingkungan strategi, baik lingkungan global maupun nusantara.

Meskipun ada perubahan orientasi dan wawasan tetapi tujuan pembangunan pertanian tetap konsisten diarahkan kepada .....


Download Word

Tata Niaga Pertanian (Pemasaran)

1. ARTI DAN FUNGSI TATA NIAGA

Segala usaha yang menimbulkan perpindahan hak milik atas barang-barang serta pemeliharaan penyebarannya disebut Tata Niaga (Pemasaran). Untuk melancarkan arus barang dari produsen ke konsumen diperlukan tindakan dan perlakuan terhadap barang yang dalam proses pemasaran disebut Fungsi Pemasaran. Fungsi pemasaran dapat dikelompokkan menjadi fungsi pertukaran, fungsi fisik dan fungsi fasilitas.

FUNGSI-FUNGSI PERTUKARAN

Semua tindakan untuk memperlancar pemindahan hak milik atas barang-barang dan jasa disebut fungsi pertukaran. Fungsi pertukaran terdiri atas:
1. Fungsi Penjualan
2. Fungsi Pembelian

FUNGSI-FUNGSI FISIK

Semua tindakan atau perlakuan terhadap barang sehingga memperoleh kegunaan tempat dan waktu disebut fungsi fisik. Fungsi fisik terdiri atas:

a) Fungsi Penyimpanan

Fungsi penyimpanan diperlukan untuk .....

Kelembagaan Dalam Pertanian

LEMBAGA DAN PERANANNYA

Setiap masyarakat hidup dalam bentuk dan diskusi oleh lembaga-lembaga tertentu. Lembaga (institution) adalah organisasi atau kaidah-kaidah baik formal atau non formal, yang mengatur perilaku dan tindakan anggota masyarakat tertentu baik dalam kegiatan-kegiatan rutin sehari-hari maupun dalam usahanya untuk mencapai tujuan tertentu. Lembaga-lembaga dalam masyarakat desa ada yang bersifat asli berasal dari adat kebiasaan yang turun-temurun, tetapi ada pula yang diciptakan baik dari dalam maupun luar masyarakat desa. Lembaga-lembaga adat yang penting dalam pertanian misalnya pemilikan tanah, jual beli dan sewa-menyewa, bagi hasil, gotong royong, koperasi, arisan dan lain-lain. Lembaga-lembaga itu mempunyai peranan tertentu yang diikuti dengan tertib oleh .....


Download Word

Pengembangan Alat Dan Mesin Pertanian

PENDAHULUAN

Kecenderungan meningkatnya perkembangan alat dan mesin pertanian di Indonesia, sejalan dengan perubahan ekonomi dari pola agraris ke arah non agraris. Penggunaannya diharapkan dapat mengisi kekosongan tenaga kerja yang diserap oleh industri urban maupun usaha jasa lainnya. Moens dan Wonders (1981), menyatakan bahwa produksi pertanian biji-bijian di Idonesia akan meningkat jika sumberdaya ditingkatkan, diantaranya penggunaan alat dan mesin pertanian.

Disisi lain penggunaan alat dan mesin pertanian berkaitan erat dengan era globalisasi dimana migrasi tenaga kerja dengan bebasnya mengalir ke sektor industri lain. Oleh karena itu antisipasi perlu dilakukan agar produktifitas disektor pertanian dapat ditingkatkan dengan penggunaan alat dan mesin pertanian.

Perlu diingat bahwa dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi akan terjadi .....

Penataan Pertanaman (Cropping System), Pengelolaan Air Dan Tanah

PENATAAN TANAMAN

Cropping system adalah cara pengaturan dan pemilihan jenis tanaman yang diusahakan pada sebidang tanah tertentu. Cropping system erat kaitannya dengan pengelolaan tanah yaitu pengairan, pemupukan dan teknik pengolahan tanah.
Penataan tanaman pada umumnya terdiri dari dua macam yaitu secara tunggal (monoculture) dan cara berganda (multiple cropping)

1. PENATAAN TANAMAN SECARA TUNGGAL (MONOCULTURE)

Sebidang tanah dalam waktu tertentu hanya ditanami satu jenis tanaman saja Macam-macam penataan tanaman secara tunggal antara lain:

a) Bergiliran secara berurutan tergantung kondisi tanah, air dan iklim. Misalnya padi – palawija – bero

b) Bergiliran secara urutan dan glebagan

Pada daerah tadah hujan lahan dibagi dua bagian, bagian pertama untuk lahan sawah (padi) dan bagian kedua untuk lahan kering (palawija). Pada beberapa tahun kemudian .....